Showing posts with label larangan. Show all posts
Showing posts with label larangan. Show all posts

Ghibah

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِي

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ (١٢)

"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang."

Imam An Nawawy memberikan definisi Ghibah : adalah menyebutkan hal-hal yang tidak disukai orang lain, baik berkaitan kondisi badan, agama, dunia, jiwa, perawakan, akhlak, harta, istri, pembantu, gaya ekspresi rasa senang, rasa duka dan sebainya, baik dengan kata-kata yang gamblang, isyarat maupun kode. 

Dalam Sebuah hadit dari abu hurairoh, nabi Muhammad SAW bersabda :"barangsiapa bersalah kepada saudaranya maka kita harus minta maaf kepada dia sebelum meninggal, karena jika tidak, maka amal kita akan dilimpahkan kepadanya, atau jika kita tak memiliki amal, maka amal buruk dia akan dilimpahkan kepada kita,"

Na’udzubillahimindzaalik.
Wajib bagi orang yang hadir dalam majlis yang sedang menggunjing orang lain, untuk mencegah kemungkaran dan membela saudaranya yang dipergunjingkan. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam amat menganjurkan hal demikian, sebagaimana dalam sabdanya. "Artinya : Barangsiapa menolak (ghibah atas) kehormatan saudaranya, niscaya pada hari kiamat Allah akan menolak menghindarkan api Neraka dari wajahnya". (HR Ahmad)

Ghibah adalah penyakit hati yg memakan kebaikan mendatangkan keburukan serta membuang-buang waktu secara sia-sia. Menggunjing, Ghibah, Gosip adalah Perilaku Ego Buruk, Ghibah merupakan penyakit jiwa yang berbahaya dan termasuk kelompok Nafsu Lawwamah. Terbentuknya ghibah karena munculnya sifat iri dan dengki dalam hati seseorang, karena faktor tidak suka, cemburu dan benci. Kemudian sifat tersebut mengkristal menjadi benih-benih su-uzhan (buruk sangka).


Adapun pemicu nya adalah rekaman terhadap semua peristiwa dengan disertai negatif thinking (pikiran yang buruk). kemudian disimpulkan menjadi sebuah persepsi dan opini, yang mana kesimpulan tersebut belum tentu sesuai dengan fakta dan realita. Selanjutnya, persepsi tersebut diekspresikan dalam bentuk kata-kata. Ketika itu, akal tidak mampu berpikir jernih karena sudah terlanjur negatif Thinking, sehingga menghasilkan kalimat kebencian dan keburukan pada orang lain yang merupakan refleksi batiniahnya. Itulah asal mula ghibah.


Fenomena ghibah di zaman sekarang  sudah menjadi budaya dan tren, seperti maraknya acara infotainment di sejumlah Televisi  yang menyuguhkan acara gosip untuk membongkar dan membicarakan aib orang lain. Hal ini sudah dianggap perbuatan wajar di tengah masyarakat. Sebagai akibatnya adalah terbongkarnya rahasia, aib dan kekurangan orang lain yang seharusnya ditutupi.  Itulah bahaya ghibah yang dapat  menyebabkan ketidakharmonisan dalam masyarakat. Ghibah dapat menjangkiti siapa pun tanpa memandang latar belakang dan  kedudukan, namun yang membedakan hanya kadar volumenya.




Ghibah Yang Diharamkan
Bila salah satu anggota badan tergores benda tajam, maka rasa sakit itu hanya sebentar. Berbeda dengan hati yang terlukai, darah akan mendidih, emosi tidak terkendali hingga menggunung dendam dan permusuhan. Karena itu, Rasulullah telah mengingatkan, "Jangan banyak bicara yang tidak ingat kepada Allah, karena sesungguhnya banyak bicara tanpa mengingat selain Allah Ta'ala, dapat menyebabkan kerasnya hati. Dan sesungguhnya sejauh-jauh manusia dari pada Allah Ta'ala itu orang yang berhati keras (beku)." (HR. At Tirmidzi dari Ibnu Umar ra.)


             Adapun ghibah yang dilarang oleh Islam adalah membicarakan aib orang lain yang meliputi:
-    Membicarakan cacat anggota tubuh seseorang dengan maksud merendahkan derajat dan martabatnya.
-    Membicarakan keburukan sifat dan akhlak seseorang dengan maksud agar diketahui oleh khalayak ramai.
-   Membicarakan keburukan amal dan perbuatan seseorang dengan maksud agar dicemoohkan oleh masyarakat. 
-    Membicarakan berbagai kekurangan orang kepada orang lain dengan maksud-maksud tertentu, yang tidak berkaitan dengan syariat Islam.

            Dapat dipahami bahwa hukum ghibah adalah haram, seperti haramnya memakan daging bangkai saudaranya sendiri. "Dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya." (Al Hujaraat: 12).

Ternyata dosa ghibah juga lebih besar daripada berbuat zina. "Hati-hatilah kamu dari ghibah, karena sesungguhnya ghibah itu lebih berat dari pada berzina. Ditanya, bagaimanakah? Jawabnya, "Sesungguhnya orang yang berzina bila bertaubat maka Allah akan mengampuninya, sedangkan orang yang ghibah tidak akan diampuni dosanya oleh Allah, sebelum orang yang di ghibah memaafkannya." (HR Albaihaqi, Atthabarani, Abu Asysyaikh, Ibn Abid)

Ghibah juga sama dengan riba, bahkan lebih berat lagi dosanya. Sebagaimana Abu Ya’lah meriwayatkan, Bahwa Rasulullah Saw. bersabda: "Tahukah kamu seberat-berat riba di sisi Allah?" Jawab sahabat: "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui." Nabi Saw. bersabda: "Seberat-berat riba di sisi Allah ialah menganggap halal mengumpat kehormatan seorang muslim." Kemudian Nabi Saw. membaca ayat yang artinya: "Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata." (Al Ahzab: 56)


Ghibah Yang Diperbolehkan
1. Orang yang mazhlum (teraniaya) boleh menceritakan dan mengadukan kezaliman orang yang menzhaliminya kepada seorang penguasa atau hakim atau kepada orang yang berwenang memutuskan suatu perkara dalam rangka menuntut haknya.

2. Meminta bantuan untuk menyingkirkan kemungkaran dan agar orang yang berbuat maksiat kembali ke jalan yang benar. Pembolehan ini dalam rangka isti'anah (minta tolong) untuk mencegah kemungkaran dan mengembalikan orang yang bermaksiat ke jalan yang hak. Selain itu ini juga merupakan kewajiban manusia untuk ber-amar ma'ruf nahi munkar. Setiap muslim harus saling bantu membantu menegakkan kebenaran dan meluruskan jalan orang-orang yang menyimpang dari hukum-hukum Allah, hingga nyata garis perbedaan antara yang haq dan yang bathil.

3. Istifta' (meminta fatwa) akan sesuatu hal. Walaupun kita diperbolehkan menceritakan keburukan seseorang untuk meminta fatwa, untuk lebih berhati-hati, ada baiknya kita hanya menyebutkan keburukan orang lain sesuai yang ingin kita adukan, tidak lebih.
4. Memperingatkan kaum muslimin dari beberapa kejahatan contohnya: Apabila kita melihat seorang penuntut ilmu agama belajar kepada seseorang yang fasik atau ahli bid'ah dan kita khawatir terhadap bahaya yang akan menimpanya. Maka kita wajib menasehati dengan cara menjelaskan sifat dan keadaan guru tersebut dengan tujuan untuk kebaikan semata.
5. Menceritakan kepada khalayak tentang seseorang yang berbuat fasik atau bid'ah seperti, minum-minuman keras, menyita harta orang secara paksa, memungut pajak liar atau perkara-perkara bathil lainnya. Ketika menceritakan keburukan itu kita tidak boleh menambah-nambahinya dan sepanjang niat kita dalam melakukan hal itu hanya untuk kebaikan.
6. Bila seseorang telah dikenal dengan julukan si pincang, si pendek, si bisu, si buta, atau sebagainya, maka kita boleh memanggilnya dengan julukan di atas agar orang lain langsung mengerti. Tetapi jika tujuannya untuk menghina, maka haram hukumnya. Jika ia mempunyai nama lain yang lebih baik, maka lebih baik memanggilnya dengan nama lain tersebut.

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."

wallahu'alam

Siapa Dajjal Dimana Dajjal

pembahasan mengenai siapa dajjal dan dimana dajjal seolah tiada pernah selesai untuk di bahas, baik dari segi agama maupun dari segi ilmu pengetahuan kebanyakan orang selalu mengaitkan hal tersebut (dajjal) dengan segitiga bermuda. 

DAJJAL apa atau siapa…………….?
Banyak diriwayatkan dalam beberapa hadist tentang apa atau siapa Dajjal
Dajjal adalah seorang manusia dari keturunan Yahudi. Dia bukan Jin atau apapun jua makhluk lain selain ia sebagai manusia yg ditangguhkan ajalnya "MinalMunzharin"
Dajjal adalah sebuah kata dalam Bahasa Arab, yang diturunkan dari akar kata "dajl". yakni "pendusta, penipu, penghasut, dan orang terlaknat yang mengaburkan pemikiran, hati, kebaikan dan kejahatan, kebenaran dan kesalahan, yang menyembunyikan wajah sesungguhnya tentang suatu hal dengan cara menutupinya, yang mengembara ke setiap tempat".

Sifat Badannya:

Hadis Huzaifah r.a katanya: Rasulullah s.a.w. telah bersabda: Dajjal ialah orang yang buta matanya sebelah kiri, lebat (panjang) rambutnya serta dia mempunyai Syurga dan Neraka. Nerakanya itu merupakan Syurga dan Syurganya pula ialah Neraka(Hadis Sahih Muslim)
Ada beberapa ciri perawakan Dajjal yg disebutkan dalam Hadis Rasulullahsaw, diantaranya: Seorang yg kelihatannya masih muda; Berbadan Besar dan agak kemerah-merahan; Rambutnya kerinting dan tebal. Kelihatan dari belakang seolah-olah dahan kayu yg rimbun.
Dan tandanya yg paling ketara sekali ada dua :
Pertama: Buta mata kirinya dan kelihatan seperti buah kismis yg kecut, manakala mata kanannya tertonjol keluar kehijau-hijauan berkelip-keliplaksana bintang. Jadi kedua-dua matanya adalah cacat.
Kedua: Tertulis didahinya tulisan "Kafir (Kaf-Fa-Ra)". Tulisan ini dapat dibaca oleh setiap org Islam, sama ada ia pandai membaca atau tidak. Mengikut hadis riwayat At-Thabrani, kedua-dua tanda ini menjelma dalam diri Dajjal setelah ia mengaku sebagai Tuhan. Adapun sebelum itu, kedua-dua tandayg terakhir ini belum ada pada dirinya.

dajjal
BUTA MATA KIRI DAN MATA YANG KANAN JUGA TIDAK DIFUNGSIKAN (buta kedua matanya)
Simbol dari ketidakpedulian / kebutaan manusia akan hukum Allah SWT, sudah tidak ada lagi batasan baik dan buruk, sifat Egois, ketidakperdulian nasib sesama, fakir miskin meraja lela, anak yatim di biarkan ditelantarkan, dsb.
Dajjal adalah seorang penipu yang menggambarkan kebenaran sebagai kebatilan dan kebatilan sebagai kebenaran, dan kebaikan sebagai kejahatan serta kejahatan sebagai kebaikan. setiap sesuatu yang ia nyatakan indah sebenarnya adalah kejahatan yang akan menimpakan bencana bagi umat manusia. Dan nilai-nilai yang ia gambarkan sebagai kejahatan sebenarnya bermanfaat dan untuk kepentingan umat manusia. Namun karena sebagian orang tidak memandang peristiwa-peristiwa menurut nilai-nilai ajaran Al Qur’an dan As Sunah Nabi Muhammad SAW, mereka akan tersesatkan oleh hal-hal yang diserukan Dajjal dan akan mengikutinya, sembari tidak peduli menjauhkan diri dari jalan Allah, yang seharusnya mereka ikuti. Mereka akan melihat betapa itu adalah kekeliruan besar akibat suasana penindasan yang akan dibangun Dajjal
Jelas Dajjal Sudah Ada Di Sekitar Kita..... ?

DI DADANYA / DI DAHINYA TERTULIS “KAF FA RA”
Kufur secara bahasa berarti menutupi. Sedangkan menurut syara’ kufur adalah tidak beriman kepada Allah dan Rasulnya, baik dengan mendustakannya atau tidak mendustakannya. Dan orang yang kufur disebut orang Kafir. Macam macam orang kafir disebutkan dalam Al Qur’an :
1. Kufur karena Mendustakan :

Firman Allah SWT :
وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِالْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِلْكَافِرِينَ (٦٨)

‘’Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang hak tatkala yang hak itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir?” (Al Ankaabut : 68)

2. Kufur Karena Enggan dan Sombong :

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلائِكَةِ اسْجُدُوا لآدَمَ فَسَجَدُوا إِلا إِبْلِيسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ (٣٤)
“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada Para Malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," Maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia Termasuk golongan orang-orang yang kafir”

3. Kufur karena Ragu (Qs Al Kahfi : 35 – 38)
4. Kufur karena berpaling dari peringatan Allah (Qs Al-Ahqaf : 3)
5. Kufur karena Nifaq (QS Al-Munafiqun : 3)
6. Kufur karena tidak mensyukuri nikmat Allah SWT (An-Nahl : 83)
7. Kufur karena belajar dan Mengajarkan sihir (Al Baqarah : 102)
8. Dan sifat kufur yang lain.

Kita lihat sekarang dalam kehidupan sehari hari kita semakin banyak kebanggaan manusia dalam berbuat kufur, contoh sederhana Dajjal yang semakin digemari di Indonesia saat ini “Puluhan Layanan SMS Ramalan bintang” yang semakin digemari. Facebook pun tak ketinggalan dari layanan Ramalan Bintang. Lihatlah Betapa Bangganya Mereka yang menyediakan Layanan Ramalan itu, Meski mereka tahu Sihir itu dilarang tetapi Mereka Bangga.

Pergaulan Bebas , Dugem, Narkoba, Miras, sistem yang diadopsi dari negara penganut Dajjal kini semakin digemari oleh saudara kita di Indonesia, Dan anehnya mereka yang demikian merasa bangga dan bahkan menganggap hal tersebut sesuatu yang harus.
BUKANKAH SUDAH JELAS TERTULIS DI DADA / DI DAHI MEREKA …….???

Jelas Dajjal Sudah Ada Di Sekitar Kita...... ?


Tempat Tinggalnya Sekarang:

Menurut riwayat yg sahih yg disebutkan dlm kitab "Shahih Muslim", bahwa Dajjal itu sudah wujud sejak beberapa lama. Ia dirantai di sebuah pulau dan ditunggu oleh seekor binatang yg bernama "Al-Jassasah". Daripada Hadis ini jelaslah bagi kita bahawa Dajjal itu telah ada dan ia menunggu masa yg diizinkan oleh Allah swt untuk keluar menjelajah permukaan bumi ini dan tempat "transitnya" itu ialah disebelah Timur bukan di Barat.
Dajjal itu sudah wujud sejak beberapa lama.
Semakin menjelaskan bahwa Dajjal sebenarnya sudah ada di sekitar kita. Transitnya disebelah timur bukan di barat "jelas sekali yang menjadi sasaran Dajjal adalah orang timur (budaya timur) bukan orang barat karena sejatinya dari sana Dajjal berasal.

Rasulullah s.a.w bersabda: Tidak ada negara (dalam dunia) melainkan akan dipijak (dilanda) oleh Dajal kecuali Mekah dan Madinah kerana setiap jalan dan lereng bukit dijaga oleh barisan Malaikat. Oleh itu Dajal akan turun (berhenti) di satu kawasan bernama Sibkhah (tanah kering lagi masin) maka Madinah bergegar sebanyak tiga kali, kemudian semua para Kuffar (orang kafir) dan para Munafik keluar dari Madinah menemui Dajal.

Dijelaskan dalam Hadist diatas Negara yang tidak akan dipijak oleh Dajjal adalah Mekkah dan Madinah, dikatakan dalam hadist diatas semua orang kafir dan munafik keluar dari madinah menemui Dajjal, Kita lihat berapa banyak orang Muslim yang kaya dan Mampu untuk melaksanakan Ibadah Haji akan tetapi Lebih memilih berlibur / berjalan jalan keluar negeri mereka telah keluar dari melaksanakan ibadah haji dan lebih memilih untuk berlibur ketempat wisata………!
Makkah dan Medinah adalah tempat tujuan untuk melaksanakan Ibadah Haji yang akan mengantarkan kita Ke Syurga akan tetapi terlihat seperti Neraka. Sedangkan tempat berlibur seperti Pantai Kuta, Las Vegas, atau tempat tempat Liburan yang lain terlihat seperti Syurga padahal banyak sekali maksiat yang akan mengantarkan para Penggemarnya ke Neraka

Jelas Dajjal Sudah Ada Di Sekitar Kita. ..... ?


Berapa lama ia akan hidup setelah kemunculannya:

Dajjal akan hidup setelah ia memulakan cabarannya kepada umat ini, selama empat puluh hari sahaja. Namun begitu, hari pertamanya adalah sama dgn setahun dan hari kedua sama dengan sebulan dan ketiga sama dengan satu minggu dan hari-hari baki lagi sama seperti hari-hari biasa. Jadi keseluruhan masa Dajjal membuat fitnah dan kerosakan itu ialah 14 bulan dan 14 hari
Kita Lihat sekarang Berapa Kali dalam Satu Tahun Bencana / Kerusakan yang terjadi Di Dunia ………? Tidak usah jauh jauh kita lihat saja di Indonesia tempat kita tinggal bukankah terjadi fitnah dan kerusakan dimana mana bahkan bisa dikatakan 1 tahun sekali.
Jelas Dajjal Sudah Ada Di Sekitar Kita. ..... ?


Fitnah Dajjal:

Dajjal telah diberi peluang oleh Allah swt utk menguji umat ini. Oleh kerana itu, Allah memberikan kepadanya beberapa kemampuan yg luar biasa. Di antara kemampuan Dajjal ialah:

1. Segala kesenangan hidup akan ada bersama dengannya. Benda-benda beku akan mematuhinya. Sebelum kedatangan Dajjal, dunia Islam akan diuji dahulu oleh Allah dgn kemarau panjang selama 3 tahun berturut-turut. Pada tahun pertama hujan akan kurang sepertiga dari biasa dan pada tahun kedua akan kurang 2/3 dari biasa dan tahun ketiga hujan tidak akan turun langsung. Umat akan dilanda kebuluran dan kekeringan. Di saat itu Dajjal akan muncul membawa ujian.
Tidakkah Hal tersebut sudah kita alami, Kekeringan dan Musim Penghujan yang tidak menentu
Jelas Dajjal Sudah Ada Di Sekitar Kita. ..... ?

Maka daerah mana yg percaya Dajjal itu Tuhan, ia akan berkata pada awan:
Hujanlah kamu di daerah ini! Lalu hujan pun turunlah dan bumi menjadi subur. Begitu juga ekonomi, perdagangan akan menjadi makmur dan stabil pada org yg bersekutu dgn Dajjal. Manakala penduduk yg tidak mahu bersukutu dgn Dajjal. mereka akan tetap berada dlm kebuluran dan kesusahan.
Kita Lihat bagaimana Kondisi perekonomian dunia saat ini ……………..??? dikendalikan oleh negara negara Penganut Dajjal. Sementara mereka yang menjauh dari Negara Negara penganut Dajjal, Afghanistan, Irak, Iran, Palestine dsb. tetap berada dalam kesusahan.
Jelas Dajjal Sudah Ada Di Sekitar Kita. ..... ?

Dan ada diriwayatkan penyokong Dajjal akan memiliki segunung roti (makanan) sedangkan org yg tidak percaya dengannya berada dalam kelaparan dan kebuluran.
Dalam hal ini, para sahabat Rasullullah s.a.w. bertanya:"Jadi apa yg dimakan oleh org Islam yg beriman pada hari itu wahaiRasulullah? "Nabi menjawab:"Mereka akan merasa kenyang dengan bertahlil, bertakbir, bertasbih dan bertaubat. Jadi zikir-zikir itu yang akan menggantikan makanan." H.R IbnuMajah

2. Ada bersamanya seumpamanya Syurga dan Neraka
Sebagaimana kita diberitahu dalam hadits "Dia akan pula memiliki Surga dan Neraka bersamanya. Walaupun Surganya akan nampak seperti Surga, sebenarnya itu adalah Neraka, dan begitu juga, meskipun Nerakanya akan nampak seperti Neraka, sebenarnya itu adalah Surga," ,
Janganlah diartikan secara harfiyah. Semuanya itu adalah kata ibarat, tidak mungkin seorang makhluk bisa memegang Syurga di tangan kiri dan neraka di tangan kanan, misalnya kata JANNAH, ini mengibaratkan melimpahnya persediaan bahan-makanan, kesenangan dan kemewahan, sedang kata NAR mengibaratkan kurangnya bahan -makanan dan kesenangan hidup. Kata-kata syurga dan neraka tidaklah bererti bahawa Dajjal benar-benar membawa syurga dan neraka seperti kita membawa sebuah barang Bolpoint di tangan kanan dan Buku di tangan kiri. Namun yang sebenarnya dimaksud ialah bahwa Dajjal akan menguasai syurga dan neraka sebagaimana diterangkan dalam Hadits berikut ini: "Sungai dan buah-buahan dunia akan tunduk kepadanya". arti dari kata-kata itu, yakni bahwa segala macam persediaan yang mendatangkan kesenangan, kemewahan dan kenikmatan hidup di dunia, semuanya dikuasai oleh Dajjal. Dan inilah yang disebut syurga Dajjal bagi orang yang picik pandangannya; akan tetapi sebenarnya, ini semua disebut neraka, kerana siapa saja yang tenggelam dalam kesenangan hidup seperti Dugem di Diskotik sambil mabuk, bersukaria, pergaulan bebas antara lelaki dan wanita, minum, berjudi, melacur, pasti tidak ingat kepada Allah. Itulah Gambaran NERAKA SEPERTI SYURGA. Dan sebaliknya. SYURGA seperti Neraka. Karena setiap perbuatan baik, akan di jauhi dan dianggap jelek gak Gaul dan Kejujuran sudah tidak berharga. Di lain sisi Nasehat menasehati dianggap SOTOY, LEBAI, dll. bukankah sudah jelas hal hal yang dapat mengarahkan kita kepada Syurga terlihat seperti Neraka.
Jelas Dajjal Sudah Ada Di Sekitar Kita. ..... ?

3. Kepantasan perjalanan dan Negeri-Negeri yang tidak dapat dimasukinya:
diriwayatkan dalam HR Muslim
“Kami bertanya: Wahai Rasulullah! Bagaimana kepantasan perjalanannya diatas muka bumi ini? Nabi menjawab:"Kepantasan perjalanannya adalah seperti kepantasan "Al Ghaist" (hujan atau awan) yang dipukul oleh angin yang kencang." H.R Muslim
“Bukankah sudah jelas kecepatan perjalan yang disabdakan oleh Rosulullah SAW , menggambarkan kecepatan pesawat Udara dalam menjelajah diatas Bumi ini” Dajjal ada bersama mereka.
Jelas Dajjal Sudah Ada Di Sekitar Kita. ..... ?

4. Bantuan Syaitan-Syaitan untuk memperkukuhkan kedudukannya:
Syaitan juga akan membantu Dajjal. Bagi syaitan, inilah masa yg terbaik utk menyesatkan lebih ramai lagi anak cucu Adam a.s.

Wallahu'alam

Siapa Thaghut






Thoghut atau Thaghut adalah istilah dalam agama Islam yang merujuk kepada setiap yang disembah selain Allah yang rela dengan peribadatan yang dilakukan oleh penyembah atau pengikutnya, atau rela dengan ketaatan orang yang menaatinya dalam melawan perintah Allah.
  
Setan 
Thoghut yang nomor Wahid / kelas kakap /  thoghut dari segala thoghut adalah setan. thoghut ini selalu menyeru beribadah kepada selain Allah Subhanahu wa Ta’ala.  permusuhannya dengan manusia sudah dimulai sejak pertama kali manusia diciptakan bahkan sebelum sejak manusia masih merasakan indahnya Surga. 
Permusuhannya dengan manusia tidak tanggung tanggung bahkan dia bersumpah di hadapan ALLAH SWT bahwa dia telah ingkar dan akan selalu ingkar serta mengajak manusia untuk Ingkar. Setan adalah Jin yang telah dilaknat Oleh Allah SWT karena tidak mau tunduk kepada Nabi Adam As. 

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلائِكَةِ اسْجُدُوا لآدَمَ فَسَجَدُوا إِلا إِبْلِيسَ كَانَ مِنَ الْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِ أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِي وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّ بِئْسَ لِلظَّالِمِينَ بَدَلا (٥٠)

"dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada Para Malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam[*], Maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, Maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil Dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim.

[*] Sujud di sini berarti menghormati dan memuliakan Adam, bukanlah berarti sujud memperhambakan diri, karena sujud memperhambakan diri itu hanyalah semata-mata kepada Allah.

Penguasa zhalim

Penguasa zhalim yang mengubah hukum-hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala. Seperti peletak undang-undang yang tidak sejalan dengan Islam. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

فَتَرَى الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ يُسَارِعُونَ فِيهِمْ يَقُولُونَ نَخْشَى أَنْ تُصِيبَنَا دَائِرَةٌ فَعَسَى اللَّهُ أَنْ يَأْتِيَ بِالْفَتْحِ أَوْ أَمْرٍ مِنْ عِنْدِهِ فَيُصْبِحُوا عَلَى مَا أَسَرُّوا فِي أَنْفُسِهِمْ نَادِمِينَ (٥٢)

"Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: "Kami takut akan mendapat bencana". Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka"

Hakim Zhalim

Hakim yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jika ia mempercayai bahwa hukum-hukum yang diturunkan Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak sesuai lagi, dan dia memperbolehkan hukum yang lain. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,


وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَنْ يَفْتِنُوكَ عَنْ بَعْضِ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَيْكَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَاعْلَمْ أَنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ أَنْ يُصِيبَهُمْ بِبَعْضِ ذُنُوبِهِمْ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ لَفَاسِقُونَ (٤٩)

"dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), Maka ketahuilah bahwa Sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. dan Sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik" (QS Almaaidah : 49)

Mengaku Tahu Ilmu Gahib

 Orang yang mengaku mengetahui ilmu ghaib selain Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam hal ini Allah Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, 

قُلْ لا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ الْغَيْبَ إِلا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ (٦٥)

 Katakanlah: "tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan." (Qs: An-Naml: 65)

Penyembah Atau Yang Disembah

Seseorang atau sesuatu yang disembah dan diminta pertolongan oleh manusia selain Allah Subhanahu wa Ta’ala, sedang ia rela dengan yang demikian. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, 

 وَمَنْ يَقُلْ مِنْهُمْ إِنِّي إِلَهٌ مِنْ دُونِهِ فَذَلِكَ نَجْزِيهِ جَهَنَّمَ كَذَلِكَ نَجْزِي الظَّالِمِينَ (٢٩)

"Dan Barangsiapa di antara mereka, mengatakan: "Sesungguhnya aku adalah Tuhan selain daripada Allah", Maka orang itu Kami beri Balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang zalim." (QS: Al-Anbiyaa': 29 )


Diantara sekian macam thaghut diatas adakah kita termasuk ke dalam salah satunya.....??? 

Wallahu'alam.

 


Larangan Menyiksa Binatang


Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda,

"Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi." (HR. al-Bukhari)

Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda,
"Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api." (HR. Abu Dawud, hadits shahih)

Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas r.a, ia berkata, Rasulullah saw. pernah melintas pada seseorang yang sedang meletakkan kakinya di atas badan hewan yang mau disembelih sementara ia sedang mengasah pisaunya dan hewan itu sendiri melihat apa yang dilakukan laki-laki itu. Lalu beliau bersabda, 
"Mengapa engkau tidak asah pisaumu sebelumnya. Apakah kamu hendak mematikannya dua kali?" (Shahih, HR al-Baihaqi).

Dalam riwayat lain tercantum, "Apakah kamu akan mematikannya dua kali mengapa engkau tidak mengasah pisaumu terlebih dahulu sebelum kamu membaringkannya?" (Shahih, HR al-Hakim).
Kandungan Bab:
1. Larangan menganiaya hewan yang disembelih, misalnya dengan mengasah pisau sementara hewan yang akan disembelih melihatnya. Atau menyembelihnya sementara hewan yang disembelih tersebut melihat kepada hewan-hewan lainnya.
2. Barangsiapa menyembelih hendaklah ia menyembelih dengan baik, hendaklah ia menajamkan pisau sebelum merebahkan sembelihannya dan membuat nyaman hewan sembelihannya.

Firman Allah Surah Al Hijr 20 -23
وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَ وَمَنْ لَسْتُمْ لَهُ بِرَازِقِينَ (٢٠)

“ dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezki kepadanya.

وَإِنَّا لَنَحْنُ نُحْيِي وَنُمِيتُ وَنَحْنُ الْوَارِثُونَ (٢٣)

“dan Sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi”


Dalam Firman Allah SWT di atas dijelaskan Allah telah menjadikan untuk manusia keperluan dan makhluk² di bumi dan Allah lah yang memberi rizky kepada makhluk itu di teruskan dalam Surah Al Hijr ayat 23 Allah lah yang menghidupkan dan mematikan.

Firman Allah SWT.
وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا (١١١)

“ dan tunduklah semua muka (dengan berendah diri) kepada Tuhan yang hidup kekal lagi Senantiasa mengurus (makhluk-Nya). dan Sesungguhnya telah merugilah orang yang melakukan kezaliman”


dalam ayat diatas Allah SWT senantiasa mengurus makhluknya dan merugilah orang yang melakukan kedzaliman.

Allah SWT senantiasa mengurus dan memberi rizky pada setiap makhluk Nya. Allah SWT pulalah yang berhak menghidupkan dan mematikan Makhluk Nya.
Hanya orang dzalim yang senantiasa mendahului kehendak Allah dan merekalah orang orang yang merugi. 

Wallahu'alam

Design by The Blogger Templates

Design by The Blogger Templates