Pendidikan Islam Kini ........!
Pendidikan agama islam yang ada saat ini pun diarahkan menjadi sekadar hafalan atau pengetahuan semata dan bukannya diterapkan atau diamalkan dalam kehidupan sehari - hari. Pendidikan agama tidak sekadar berhenti pada sifat-sifat ritual dan ajaran pemahaman, namun mustinya lebih berorientasi kepada pengamalan.
Agama kini hanya menjadi sebuah simbol atau icon tertentu yang melekat pada diri seseorang tanpa dibarengi oleh sikap dan perbuatan yang terdapat dalam kitab suci ajaran / agama tersebut. Perubahan ini terutama terlihat di kalangan kaum muda. Sebagai contoh, di pusat-pusat perkotaan negara-negara yang sedang berkembang, tanda-tanda dari budaya kaum muda yang internasional amat menonjol. Dengan semangat mereka melahap, musik, mode, gaya hidup, dll. sehingga gaya hidup internasional itu dipraktikkan dan dijadikan tuntunan.
Bahkan tidak sedikit dari mereka yang terjebak di dalam hal ini yang akhirnya mulai meragukan keberadaan Tuhan Pencipta Alam Semesta. Kegairahan akan hidup yang materialistis telah merubah dari “sekedar bertahan hidup” dalam rangka untuk mencari bekal menuju kehidupan yang selanjutnya beralih ke gaya hidup konsumtif dan berlebihan, dan menjadikan kekayaan sebagai lambang kesuksesan yang universal. Serta tidak sedikit dari mereka yang menjadikan kekayaan sebagai tolah ukur keberhasilan dalam agama, sehingga orang yang sukses, kaya , dianggap sebagai orang yang dekat dengan Tuhan.
Hal tersebut semakin jelas bahwa kehidupan beragama sekarang (zaman ini) lebih berorientasi kepada hasil duniawi adalah ketika bermunculan ahli shadaqah agar semakin kaya, cinta harta dan takut mati, anggapan bahwa seseorang sukses karena Ilmu yang dimilikinya. serta penyakit - penyakit kronis duniawi lainnya yang sejatinya telah menimpa umat - umat terdahulu kini seakan bermunculan kembali dan bahkan boleh dibilang lebih parah di zaman ini.
Wallahu A'lam



